
Ramadan Tiba, Pemkot Pekanbaru Keluarkan Panduan Aktivitas
Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Pedoman Aktivitas Pada Bulan Suci Ramadan 1446 H/2025 M. Edaran tersebut, ditandatangani langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, pada 25 Februari 2025.
Dalam SE tersebut, tertulis beberapa ketentuan bagi pemilik usaha tertentu. Tempat hiburan umum seperti karaoke, pub, diskotek, bola billiard, tempat pijat refleksi, warnet game online, dan Play Station, wajib tutup selama Ramadan.
Restoran, rumah makan, warung makan kaki lima, kedai kopi, kafe, dan sejenisnya, hanya boleh melayani take away atau pesan antar pada siang hari. Untuk makan di tempat, baru diperbolehkan saat malam hari.
Pemilik usaha rumah makan atau restoran non-Muslim, boleh tetap buka selama Ramadan, dengan syarat mengajukan izin ke DPMPTSP dan memasang spanduk bertuliskan "Hanya Melayani Non Muslim".
Pelaku usaha yang melanggar SE ini, akan dikenakan sanksi sesuai Perda Kota Pekanbaru Nomor 13 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.
Penjabat (Pj) Sekda Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, menegaskan bahwa SE tersebut sudah disosialisasikan kepada pelaku usaha. "Kami sudah sampaikan kepada pelaku usaha yang ada di Pekanbaru," ujarnya, Jumat (28/2/2025).
Zulhelmi Arifin menambahkan, Satpol PP sebagai penegak Perda, Perwako, dan SE, siap melakukan penindakan jika ada pelanggaran. "Apabila ada yang melanggar, maka Satpol PP berhak untuk melakukan penindakan atau penertiban," tegasnya.
Zulhelmi Arifin mengajak seluruh masyarakat Pekanbaru untuk memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan. "Mari kita memasuki bulan Ramadan ini dengan aman, bahagia, gembira, dan maksimal beribadah," pungkasnya.
(Mediacenter Riau/jep)