PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar menyebutkan, pendidik anak yatim piatu di panti asuhan harus ikhlas dan niat dari hati. Sebab, jika pendidik tak berniat, maka masa depan anak-anak yatim akan gagal. 

"Begitu juga sebaliknya, jika pendidiknya ikhlas dan niat dari hati dalam mendidik anak-anak yatim piatu, maka anak-anak ini akan menjadi orang yang soleh, dan sukses," ujar Syamsuar saat mengunjungi Panti Asuhan di jalan Beringin binaan Dinas Sosial Riau, di Pekanbaru, Rabu (8/6).

Kunjungan Syamsuar juga bertepatan dengan hari ulang tahunnya ke 68. Dalam kesempatan itu, anak-anak yatim piatu mengucapkan selamat dan mendoakan kesehatan Syamsuar. 

Syamsuar tampak sumringah dan membelai kepala anak-anak yatim dan menyuapi makan kepada mereka. Syamsuar berjanji, akan merenovasi gedung panti asuhan itu dengan APBD Riau.

"Sudah kita buat program untuk merenovasi bangunan panti asuhan ini. Nanti Dinas PU yang mengerjakannya. Tadi sudah kita pantau-pantau," jelasnya.

Syamsuar menyampaikan, anak yatim piatu merupakan tanggung jawab bersama. Apalagi sebagai Gubernur Riau, Syamsuar mengaku memiliki kewajiban untuk menjadikan mereka anak yang sukses dan soleh.

"Ada ustaz yang saya kenal, di Siak. Dia alumni panti asuhan, sukses jadi ustaz, jadi anak-anak di sini harus sukses dunia akhirat," kata Syamsuar.



(Mediacenter Riau/asn)