JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Riau dan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) atas upaya nyata dalam mendorong peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ida Fauziyah dan diserahkan kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, Imron Rosyadi, Direktur RAPP Moch HD Ali Shabri Nasution, Selasa (24/5/2022) di Hotel Bidakara, Jakarta.

"Alhamdulillah Provinsi Riau menjadi salahsatu dari belasan provinsi yang berhasil meraih anugerah pembina K3, dan ada juga perusahaan di Riau yang menerima anugerah ini, yakni RAPP," kata Imron mewakili Gubernur Riau Syamsuar.

Ia juga mengaku bangga atas capaian RAPP yang tahun ini menjadi satu-satunya perusahaan dari Riau yang mendapat K3 Award.

"Kami atas nama Pemerintah Provinsi Riau, tentu bangga. Kemudian kami juga mengakui bahwa RAPP sangat pantas mendapatkan apresiasi atas capaian K3 dan penanggulangan

Ia berharap, capaian tersebut nantinya dapat ditiru dan dicontoh oleh perusahaan-perusahaan lainnya.

"Tahun ini hanya RAPP, mudah-mudahan tahun depan banyak perusahaan yang menyusul," pungkasnya

Masih di tempat yang sama, usai menerima penghargaan, Direktur RAPP Moch. HD Ali Shabri Nasution mengatakan bahwa award ini akan jadi motivasi untuk perusahaan agar bisa lebih baik lagi ke depannya.

"Sangat berterima kasih sekali kepada Kemenaker, Pemerintah Provinsi Riau, dan masyarakat Riau tentunya, yang telah mendukung dan mensuport kami," ujarnya.

Terlebih lagi kata Ali Shabri, RAPP berhasil meraih award ini untuk kesekian kali adalah bukti perusahaan benar-benar konsisten dalam menjalankan aturan K3.

"Komitmen dan konsistensi adalah tekad kami dalam melaksanakan program - program keselamatan bagi karyawan kami," tukasnya.

Lebih jauh Ali Shabri menjelaskan, RAPP juga berhasil melakukan Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 (P2 Covid-19).

"Bahkan RAPP satu-satunya perusahaan yang bertindak cepat dengan melakukan pengadaan peralatan, penerapan Prokes, prngadaan Rapid Test, PCR hingga Vaksin. Semua kita lakukan terus menerus dan Alhamdulillah berhasil," tegasnya. 



(Mediacenter Riau/rat)