PEKANBARU - Provinsi Riau menargetkan cakupan imunisasi dasar lengkap untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun kembali mencapai 93 persen.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, SF Hariyanto usai menghadiri pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tahun 2022 Tingkat Nasional Secara Virtual, yang dilaksanakan di Hotel Furaya Ruang Gaharu, Pekanbaru, Rabu (18/5/2022).

"Hari ini kita melakukan pencanangan imunisasi tingkat provinsi dan nasional. Ada dua tahap imunisasi, pertama di bulan Mei yang meliputi 27 provinsi di luar pulau Jawa dan kedua di bulan Agustus yang mencakup 5 provinsi di Jawa dan Bali," kata Sekda.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, SF Hariyanto

 

Dengan adanya pencanangan ini, Sekda berharap cakupan imunisasi dasar lengkap di Riau meningkat, baik imunisasi campak, rubella, polio, difteri, maupun tetanus.

"Target imunisasi kita 1,9 juta anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Memang selama pandemi ini terjadi penurunan cakupan imunisasi dari 93 persen menjadi 77 persen dan ini akan kita perkuat lagi. Apa lagi tahun ini Covid-19 juga sudah berkurang," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Zainal Arifin menambahkan bahwa pencangan BIAN 2022 menjadi momentum untuk menghidupkan kembali Posyandu di Riau.

"Dua tahun pandemi Covid-19 ini, Posyandu tidak buka. Ini lah momentum untuk menghidupkan Posyandu kembali. Cakupan imunisasi dasar lengkap kita sebelumnya 93 persen dan turun jadi 77 persen, ini yang mau kita kembalikan lagi supaya 93 persen. Sebab, hanya Pelalawan dan Kepulauan Meranti saja yang baru mencapai target, selebihnya belum capai target," kata Zainal.

Sehingga ia berharap semoga pelaksanaan imunisasi tahun berjalan lancar dan meningkat. Untuk mempermudah proses imunisasi, Diskes Riau juga telah menyiapkan pelayanannya di Posyandu, Puskesmas Pembantu, Puskesmas, rumah sakit dan situasional apabila dibutuhkan tambahan tempat.

"Namun, untuk sekarang ini kita fokuskan dulu di Posyandu. Mari kita sukseskan pencanangan BIAN 2022 ini sesuai arahan Kemenkes," jelasnya.



(Mediacenter Riau/rat)