PEKANBARU - Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melalui Direktur Pengendalian Pelaksanaan Wilayah I BKPM Agus Joko Saptono menyampaikan apresiasi atas peningkatan kinerja realisasi investasi di Provinsi Riau, khususnya kepada Kepala DPMPTSP provinsi maupun kabupaten/kota se Provinsi Riau.

Agus Joko Saptono menyebutkan, DPMPTSP se Provinsi Riau paling antusias dan paling semangat dalam rangka melakukan giat dan usaha dalam pencapaian realisasi investasi yang lebih baik lagi.

"Saya amati seluruh grup WA [WhatsApp] provinsi, Riau Alhamdulillah paling ramai, paling meriah, dan paling antusias dalam rangka melakukan giat usaha dalam pencapaian realisasi investasi," katanya, di Pekanbaru, Selasa (17/5/22).

Dalam kesempatan itu, Direktur Pengendalian Pelaksanaan Wilayah I BKPM juga mengucapkan terima kasih atas antusias perusahaan dan dunia usaha yang ada di Provinsi Riau, dalam menyampaikan laporan kepatuhan pra modalnya yang meningkat pesat.

"Saya mengucapkan selamat kepada Gubernur Riau atas kesuksesannya dalam mempersembahkan pencapaian realisasi investasi jilid 1 2022. Tercapai sebesar 23,65 triliun atau sebesar 167,88 persen," sebutnya.

Ia menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi tonggak sejarah tingginya investasi di Provinsi Riau. Pertama adalah capaian investasi Riau terbesar di Wilayah Sumatera, kemudian yang kedua adalah peringkat tiga tingkat provinsi secara nasional, disisi lain juga tercapai sebagai realisasi investasi terbesar di luar Pulau Jawa.

"Jadi di luar Pulau Jawa, Provinsi Riau ini terbesar. Terima kasih pak Gubernur atas kinerjanya. Jadi kami katakan ini adalah rekor realisasi investasi, rekor capain dari mulai didirikannya Provinsi Riau," tuturnya.

Agus Joko Saptono melanjutkan, dalam persoalan target investasi yang telah ditetapkan Presiden, maka menurutnya hal itu harus dicapai dengan beberapa strategi.

Terangnya, beberapa strategis yang sudah dilakukan senada dengan kebijakan Kementerian Investasi, yakni Provinsi Riau telah menginisiasi adanya MoU antara usaha besar dengan UMKM.

"Kita harapkan ada pemetaan peningkatan realisasi investasi di seluruh wilayah Indonesia," tutupnya.



(Mediacenter Riau/ip)