PEKANBARU- Demi mencegah terjadinya kepanikan sosial di masyarakat, Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Brigjen TNI Edy Natar Nasution, mengimbau pemerintah daerah di Provinsi Riau untuk melakukan langkah-langkah antisipasi penularan varian omicron. 

Sampai saat ini varian omicron belum ditemukan di Bumi Lancang Kuning. Meski demikian, masyarakat Riau harus tetap waspada terhadap varian ini, karena omicron sudah ditemukan di Indonesia. 

Terkait hal itu, Edy Nasution mengimbau agar kabupaten/kota menyamakan persepsi untuk mengantisipasi kemungkinan masuknya varian omicron ke daerah-daerah dengan melakukan berbagai persiapan, yakni mempersiapkan rumah sakit, tempat isolasi mandiri terpadu, menyediakan obat-obatan dan menjamin ketersediaan oksigen. 

Menurut Edy Nasution, jika langkah antisipasi tersebut tidak disediakan jauh-jauh hari, jika terjadi lonjakan kasus penularan varian omicron akan membuat kepanikan sosial di masyarakat. 

"Kalau kita tidak melakukan antisipasi secara baik, kemudian jika terjadi penularan omicron maka juga bisa menyebabkan kepanikan sosial di masyarakat," kata Edy Nasution saat mengikuti Rapat Satgas Covid-19 Provinsi Riau bersama Satgas kabupaten/kota di Provinsi Riau, di Gedung Daerah Balai Serindit, Selasa (18/1/2022). 

Dikhawatirkan, kata Edy Nasution, jika kepanikan sosial terjadi akan berbahaya dan mempengaruhi kondisi psikologis masyarakat Riau. "Oleh karenanya perlu kita lakukan langkah antisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya. 

(Mediacenter Riau/nv)