PEKANBARU - Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus, mengatakan untuk mengejar target lifting tahun 2022 sebesar 703 ribu BOPD dan 5.800 MMSCFD, secara nasional pihaknya menargetkan pengeboran hampir 890 sumur.

Rikky merincikan, untuk pengeboran sumur di Wilayah Kerja Sumatera Bagian Utara sebanyak 563 sumur. Sesangkan untuk Provinsi Riau sendiri dilaksanakan pengeboran sebanyak 542 sumur yang tersebar di Wilayah Kerja (KKKS) Riau. 

"Bisa kami sampaikan 563 sumurnya ada di area Sumatera Bagian Utara, dan Provinsi Riau ambil peran yang sangat signifikan, ada 534 sumur pengembangan dan 8 sumur eksplorasi," kata Rikky, Senin (11/1/2022).

Adapun 542 sumur di Riau tersebut, tersebar di Wilayah Kerja (WK) Riau yaitu, sumur eksploitasi Pertamina Hulu Rokan sebanyak 500 sumur, BOB PT. BSP-Pertamina Hulu sebanyak 15 sumur, EMP Bentu sebanyak 1+ 1 sumur, PT. Imbang Tata Alam sebanyak 9 sumur, Texcal Mahato sebanyak 5 sumur, dan PHE Siak sebanyak 3 sumur. Sedangkan untuk sumur eksplorasi di Riau sebanyak 8 sumur terbagi dari EMP, Bentu 2 sumur, BOB PT. BSP-Pertamina Hulu sebanyak 2, Imbang Tata Alam sebanyak 1 sumur, Pertamina Hulu Rokan 2 sumur, dan terakhir Texcal Mahato 1 sumur. 

"Ini disumbang oleh teman-teman PHR dengan 500 sumur dan lainnya KKKS Riau secara masif tumbuh dan berkembang dikegiatan tahun 2022," ungkap Rikky.

SKK Migas mencatat, per tanggal 31 Desember 2021 lifting minyak berada di angka 660,3 ribu BOPD (barel minyak per hari) dan gas sebesar 5.501 MMSCFD (standar kaki kubik per hari).

Mengingat pada tahun 2022 banyak aktivitas hulu migas akan dilaksanakan KKKS di Wilayah Riau, Rikky meminta dukungan dari jajaran Pemerintah Provinsi Riau untuk mendapatkan arahan lebih lanjut supaya tidak menggangu rencana kegiatan pengeboran di Provinsi Riau. 

"Kami mengucapkan terimakasih kepada pimpinan OPD di Provinsi Riau, kami apresiasi bahwa secara kegiatan dapat berjalan dengan baik, tentunya kami harapkan dukungan lebih lanjut dari berbagai macam variasi darat dan laut di Provinsi Riau," ujar  Rikky.

(Mediacenter Riau/dk)