PEKANBARU - Pemprov Riau saat ini fokus melaksanakan pembangunan Riau Hijau. Untuk itu, Gubernur Riau (Gubri), H Syamsuar, ingin para pengusaha yang ada di daerahnya turut mendukung program tersebut, sekaligus mewujudkan Green Economy atau Ekonomi Hijau. 

Gubri Syamsuar mengatakan, bagaimanapun masa depan Indonesia khususnya Provinsi Riau yang berwawasan lingkungan, harus menjadi perhatian semua pihak, termasuk dalam hal sektor ekonominya.

"Kita harapkan entrepreneur yang ada di Riau ke depannya bisa bersaing dan memperhatikan ekonomi hijau," sebut Syamsuar, ketika meresmikan kantor Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Pekanbaru di Jalan Arengka Pekanbaru, Selasa (11/2/2021).

Sebagai informasi, Ekonomi Hijau adalah gagasan program ekonomi yang meningkatkan kesejahteraan manusia dan kesetaraan sosial, sekaligus mengurangi risiko lingkungan secara signifikan.

Ekonomi Hijau ini dapat juga diartikan perekonomian yang rendah atau tidak menghasilkan emisi karbondioksida terhadap lingkungan, hemat sumber daya alam, dan berkeadilan sosial. 

"Hari ini bersama Pak Hermawan Kartajaya meresmikan Kantor IMA yang ada di kota Pekanbaru. Sekaligus kita juga mendengarkan Pak Hermawan Kertajaya memberikan petunjuk nasehat kepada kita semua agar ke depan Riau bisa lebih maju dan juga memperhatikan Green Economy," kata Gubernur Riau, Syamsuar. 

Sementara itu, Pakar Pemasaran, Hermawan Kertajaya, menyampaikan apresiasi atas komitmen Gubernur Riau dalam mewujudkan Riau Hijau. Ia berharap para pengusaha khususnya IMA Riau bisa mendukung Gubri mewujudkan itu.

Ia menambahkan, banyak potensi bisnis yang bisa dikembangkan di Riau, seperti jernang dan lainnya yang tidak hanya berfokus pada sawit. Namun, ia menegaskan, apapun bisnis tersebut hendaknya tetap memperhatikan dampak lingkungannya.

"Ayo IMA Chapter Pekanbaru membantu Riau supaya Riau tidak hanya memfokuskan pada satu komoditi perkebunan seperti CPO sawit," tandas founder dan President MarkPlus itu.