
Dialog Kebangsaan di Pekanbaru: Mahasiswa Diajak Perkuat Persatuan
Pekanbaru - Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menghadiri acara dialog kebangsaan yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, pada Rabu (26/3/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau, dengan tujuan memperkuat persaudaraan dan menjaga keutuhan bangsa.
Ketua Komisi 13 DPR RI, Willy Aditya, yang juga penyelenggara dialog, menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan Gubernur Abdul Wahid dalam memimpin Riau. "Bang Wahid pantas menjadi gubernur. Kami yakin, di bawah kepemimpinannya, Riau akan semakin maju," ujar Willy Aditya dalam sambutannya.
Willy Aditya menambahkan, bahwa kepemimpinan Abdul Wahid dinilai mampu merangkul berbagai elemen masyarakat, khususnya generasi muda.
Gubernur Abdul Wahid dalam sambutannya ber terima kasih kepada BNPT dan Komisi 13 DPR RI atas penyelenggaraan dialog tersebut. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya atas kegiatan yang dinilai dapat memperkuat nilai kebangsaan.
"Penyelenggaraan dialog seperti ini adalah bagian dari upaya untuk mencegah terorisme dan menjaga pemahaman yang benar di masyarakat. Kami sangat mendukung kegiatan ini," kata Gubernur Wahid.
Lebih lanjut, Gubernur Wahid menyoroti bahwa terorisme sering kali berkembang akibat pemahaman yang ekstrem, yang dapat menimbulkan gesekan pemikiran dan konflik. Ia menekankan pentingnya dialog dan pemahaman yang benar untuk mencegah penyebaran ideologi terorisme.
"Dialog kebangsaan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk memahami pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa," ujar Gubernur Wahid.
Gubernur Wahid juga menyinggung masalah peredaran narkoba yang menjadi tantangan serius bagi Riau. Ia menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan Badan Intelejen Negara (BIN) dan Kepolisian Daerah (Polda) Riau dalam memberantas peredaran narkoba.
"Saya sudah berdiskusi dengan Kepala BIN, dan kita sepakat bahwa salah satu tantangan terbesar di Riau adalah memberantas narkoba. Kita harus berjibaku untuk mengatasi ini," tegasnya.
Orang nomor satu di Riau itu juga menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya oleh penegak hukum, tetapi juga melalui peran aktif masyarakat dan mahasiswa.
"Kami akan terus bekerja sama dengan Kapolda untuk memberantas narkoba di Riau," tegasnya.
Dialog kebangsaan ini dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas di Riau. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman generasi muda tentang pentingnya nilai-nilai kebangsaan dan persatuan. (ns)