
UMRI Tutup Ramadhan Ceria dengan Tabligh Akbar Penuh Makna
PEKANBARU -- Menutup rangkaian kegiatan Ramadhan Ceria puasa Ramadhan 1446 Hijriyah, Universitas Muha Riau (Umri) menggelar Tabligh Akbar dengan menghadirkan Prof Din Syamsuddin.
Dalam acara yang dilaksankan di halaman parkir kampus utama Umri Jalan Tuanku Tambusai Ujung Pekanbaru tersebut juga diserahkan hadiah bagi pemenang berbagai perlombaan yang diadakan UMRI, baik lomba antar lembaga, karyawan dan dosen dilingkungan kampus Umri, dan juga lomba Internasional Musyabaqoh Hifzl Quran (MHQ) kategori 10 Juz dan 20 Juz dengan peserta dari Lima ngara yakni Indonesia, Brunai Darussalam, Philipina, Kamboja dan Malaysia.
Dan juga dilakukan penyerahan santunan bagi seribu kaum dhuafa, fakir miskin, dan anak yatim. Dana santunan tersebut berasal dari berbagai pihak seperti Basnaz Provinsi Riau, Basnaz Pekanbaru, Lazismu Riau serta donatur pribadi yakni H Lawanis dan donatur lainnya.
Rektor UMRI, Dr Saidul Amin dalam sambutannya mengampaikan bahwa saat ini Umri telah mencatatkan lebih dari 13.000 mahasiswa, di mana lebih dari 500 di antaranya adalah non-Muslim. Meskipun terdapat keberagaman, Saidul menegaskan bahwa perbedaan tersebut bukanlah suatu permasalahan di civitas akademika UMRI.
Sebab, UMRI tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan bagi masyarakat, melainkan juga sebagai organisasi dakwah yang memiliki kepemilikan universal.
"Di UMRI, kami tidak pernah melakukan pembedaan antara Muslim dan non-Muslim, karena secara esensial, Umri dan Muhammadiyah merupakan organisasi dakwah yang melayani seluruh ummat. Kami juga memberikan bantuan sebagai wujud kesungguhan Muhammadiyah, bukan sekadar sebagai lembaga intelektual, melainkan juga sebagai institusi sosial yang peduli terhadap sesama," ungkap Saidul di hadapan seluruh tamu dan masyarakat yang hadir.
Saidul berharap, setiap langkah Umri berbuat kebaikan dan peduli terhadap sesama umat pun senantiasa dirahmati Allah SWT dan seluruh donatur maupun masyarakat yang telah memberikan sumbangsihnya bisa menerima keberkahan dari Allah SWT.
Kapolda Riau, Irjen Pol Hery Herjawan saat menyampaikan sambutan menyebut kalau dirinya merasa tersanjung bisa bersama-sama hadir dengan sejumlah tokoh masyarakat Riau dan tokoh-tokoh Muhammadiyah disela Tabligh Akbar tersebut.
Dalam kesempatannya itu, Hery pun mengaku baru 4 hari menjabat sebagai orang nomor satu di korps Bahayangkara Bumi Lancang Kuning. Pati yang menggantikan Irjen Pol M Iqbal itu juga mengaku bahwa UMRI menjadi kampus perdana yang dikunjunginya sejak dilantik sebagai Kapolda Riau.
"Ini kampus pertama yang saya kunjungi di Pekanbaru. Saya merasa tersanjung diundang, karena akademisi ataupun kampus merupakan salah satu tempat yang sangat penting dalam membangun komunikasi dan hubungan baik hablum minannas," tuturnya.
Sementara, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005 sampai 2015, Muhammad Sirajuddin Syamsuddin ketika memberikan Tabligh Akbar menjelaskan tentang harapan Allah SWT kepada seluruh hambanya.
Menurut pria yang lebih akrab disapa Din Syamsuddin tersebut, harapan itu diletakkan oleh Allah SWT menjadi 4 hal penting, yakni Laallakum Tattakun, Laallakum Tasykurun, Laallakum Yarsyuduun dan Laallakum Tuflihun.
"Laallakum Tattakun, Allah SWT ingin kita menjadi hambanya yang bertakwa. Laallakum Tasykurun artinya menjadi orang yang bersyukur. Laallakum Yarsyuduun, Allah SWT ingin hambanya menjadi orang yang cerdas. Kemudian Laallakum Tuflihun, Allah SWT ingin hamba-hambanya memperoleh kebahagiaan," katanya panjang lebar.
Din Syamsuddin menyebutkan, semua harapan Allah SWT tersebut adalah sesuatu hal yang sangat mungkin dicapai oleh manusia sebagai hambaNya.
Untuk itu, ia pun menegaskan sebagai seorang hamba, manusia sudah seharusnya optimis bisa mewujudkan harapan dari Yang Maha Kuasa, sebab Allah SWT pasti tahu persis kapasitas yang telah diberikan kepada hambanya serta batas-batas kemampuan yang dimiliki oleh hambanya.
Hadir dalam kesempatan itu, mantan Gubernur Riau periode 1998-2003 Saleh Djasit, tokoh masyarakat Riau Hj Azlaini Agus, Kapolda Riau Irjen Pol Hery Herjawan, Rektor UMRI Dr Saidul Amin dan para Wakil Rektor di lingkungan UMRI. Selain itu, juga hadir para donatur seperti Basnaz Provinsi Riau, Basnaz Pekanbaru, Lazismu Riau serta donatur pribadi yakni H Lawanis beserta seluruh tokoh-tokoh masyarakat lainnya.
(Mediacenter Riau/mad)