PEKANBARU - Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Riau diharapkan dapat berperan serta dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi di Bumi Lancang Kuning, terutama peredaran gelap narkoba. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar pada peringatan Milad ke-23 Pengurus Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Riau di Taman Rekreasi Alam Mayang, Sabtu (4/12/2021). 

Provinsi Riau, ujar Gubri, memiliki pulau terluar yang terletak di Kabupaten Rokan Hilir, Kota Dumai, Bengkalis dan Kepulauan Meranti, yang dipercaya sebagai tempat keluar masuknya narkoba dari negera tetangga. 

"Karena itulah kami sangat memerlukan dukungan dari BKMT. Mari bantu pemerintah, agar jalur peredaran narkoba dari negeri tetangga tidak berkepanjangan," imbuh Gubernur. 

Ia juga meminta BKMT diseluruh daerah di Riau semakin aktif terutama dalam upaya pencegahan narkoba. 

Syamsuar juga mendukung dan mengapresiasi program BKMT Provinsi Riau untk menjadikan Riau lebih baik. Sebagai umat Islam, BKMT harus terus berupaya memunculkan Islam yang baik dan bermanfaat untuk sesama. 

Meskipun mayoritas beranggotakan kaum perempuan, kehadiran BKMT tidak bisa hanya dipandang sebelah mata. 

Adapun langkah yang dapat diambil dalam membantu menuntaskan peredaran narkoba, anggota BKMT bisa mengajarkan anak-anak di rumah dengan dibekali ilmu agama agar waspada narkoba. 

"Ini adalah tantangan besar bagi kita agar anak-anak muda Riau kelak terhindar dari narkoba," pungkasnya.



(Mediacenter Riau/nv)