PEKANBARU - Sekretaris Daerah Provinsi Riau, SF Hariyanto menghadiri kegiatan anugerah Keterbukaan Informasi (KI) Award 2021, di Hotel The Premiere, Pekanbaru, Senin (29/11/2021).

Dalam sambutannya, Sekdaprov Riau SF Hariyanto, mengungkapkan, bahwa penyerahan penghargaan anugerah Komisi Informasi Award di Riau merupakan agenda tahunan yang digelar oleh Komisi Informasi Provinsi Riau.

"Penyerahan penghargaan ini bertujuan untuk mengukur kepatuhan Badan Publik yang telah mengimplementasikan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik," ungkap Sekdaprov Riau, SF Hariyanto.

Pihaknya menyatakan KI Riau telah melakukan monitoring dan evaluasi serta peningkatan kepada seluruh badan publik di provinsi Riau melalui uji kelayakan dan kepatutan badan publik serta transparan dan terbuka.

"Selain melakukan tugas pokok dalam penyelesaian sengketa Informasi Publik, KI Riau juga melakukan pengawasan dan monitoring serta evaluasi terkait Keterbukaan Informasi Publik pada badan publik di Provinsi Riau," imbuhnya.

SF Hariyanto menuturkan, kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi dari KI Riau, dalam menjalankan kewajiban dan mendorong badan publik memberikan akses Informasi Publik bagi masyarakat.

"Penyerahan piagam ini sebagai bentuk apresiasi di KI Riau untuk mendorong badan publik, dalam memberikan akses Informasi Publik bagi masyarakat secara transparan dan terbuka sesuai dengan UU Keterbukaan Publik dan dalam menuju budaya kerja aparatur yang transparan," ucapnya. 

Sementara itu, Ketua KI Riau Zurfa Irwan mengatakan, bahwa anugerah keterbukaan informasi ini telah melalui tahapan yang panjang. 

"Penghargaan yang kami berikan kepada Badan Publik di seluruh Provinsi Riau pada hari ini tidaklah semerta-merta tiba-tiba kami berikan. Tetapi kami melewati tahapan yang panjang untuk menentukan hasil KI Award ini," katanya.

Ia juga menuturkan, dalam keterbukaan informasi ini pihaknya telah melakukan monitoring, evaluasi serta melakukan visitasi kepada badan publik se - Provinsi Riau. 

"Bahkan kami juga melakukan monitoring dan evaluasi, melakukan visitasi kepada badan publik dan juga kami melakukan pemeringkatan sebanyak 90 badan publik di Provinsi Riau ini," tuturnya.

(Mediacenter Riau/nb)