
LAMR Tepuk Tepung Tawar Kepala dan Wakil Kepala Daerah se-Riau
PEKANBARU- Jika tidak ada aral melintang, Sabtu (1/3), Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau melakukan tepuk tepung tawar kepada kepala dan wakil kepala daerah se-Riau yang baru saja dilantik Presiden Probowo.
Perhelatan adat ini menjadi cacatan sejarah bagi LAMR Provinsi Riau, karena baru pertama kali melaksanakan tepuk tepung tawar kepala dan wakil kepala daerah se-Riau sekaligus.
Ketua Panitia Upacara Adat Majelis Tepuk Tepung Tawar kepala dan wakil kepala daerah se-Riau, Datuk Jonnaidi Dasa, usai rapat panitia mengatakan, bahwa helat ini merupakan agenda Provinsi Riau dan LAMR Provinsi Riau.
"Sesuai jadwal, Sabtu ini kita menggelar helat tepuk tepung tawar seluruh kepala dan wakil kepala daerah se-Riau di Balai Adat LAMR Provinsi Riau," kata Datuk Jonnaidi yang juga menjabat sebagai Sekum DPH LAMR Provinsi Riau, Kamis (27/2), di Balai Adat.
Datuk Jonnaidi menjelaskan, ada sebanyak 24 kepala daerah dan wakilnya yang ditepuk tepung tawar. Yakni, Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau, dan 9 bupati dan wakil bupati serta 2 walikota dan wakil walikota. "Totalnya 24 kepala daerah dan wakil kepala daerah yang ditepuk tepung tawar secara serentak dilakukan LAMR Provinsi Riau nantinya," ucap Datuk Jonnaidi.
Prosesi tepuk tepung tawar ini, jelas Datuk Jonnaidi, seperti biasa para kepala daerah dan wakil kepala daerah disambut di Bandara Sultan Syarif Kasim II,
kemudian dipasang tanjak oleh Ketum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Seri Marjohan Yusuf, dan Ketum Dewan Pimpiman Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.
Dari bandara dengan menggunakan kendaraan roda empat dan bus, kepala daerah dan wakil kepala daerah tersebut, diarak menuju Balai Adat LAMR, Jalan Diponogoro, Pekanbaru.
Setiba di Balai Adat, para kepala daerah dan wakil kepala daerah disambut dengan kompang serta silat. Kemudian melangkah menuju lantai dua Balai Adat, tempat tepuk tepung tawar dan langkah mereka diiringi dengan berdah. "Kepala daerah dan wakil kepala daerah ini didampingi isteri mereka masing-masing," ucap Datuk Jonnaidi.
Tepuk tepung tawar ini, sambung Datuk Jonnaidi, dihadiri kumpulan seri mahkota diraja (junjungan daulat) masyarakat Melayu Riau, stake holder, dan undangan lainnya.
(Mediacenter Riau/nv)