Dorong Hilirisasi dan Ekonomi Inklusif, Pemprov Riau Gelar Riau Investment Forum dan Award 2026
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyelenggarakan acara tahunan Riau Investment Forum (RIF) dan Pemberian Penghargaan Riau Investment Award Tahun 2026. Acara ini berlangsung meriah di Ballroom Dang Merdu BRK Syariah, Pekanbaru.
Acara yang dibuka dengan Arah dari Plt. Gubernur Riau tersebut menjadi momentum strategi dalam mengakselerasi investasi daerah serta memperkuat kemitraan antara perusahaan besar dan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Riau.
MoU Strategi Kemitraan dan Penandatanganan
Dalam rangkaian acara RIF 2026, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman ( Memorandum of Understanding /MoU) kemitraan antara perusahaan Penanaman Modal Asing/Penanaman Modal Dalam Negeri (PMA/PMDN) dengan pelaku UMK. Enam perusahaan besar yang berkomitmen dalam kemitraan ini meliputi:
First Resources Bermitra dengan UPT UMKM Binaan. PLUT DISPERINDAGKOP-UKM Provinsi Riau
PT Inecda Bermitra dengan UMKM Padusi Corner
PT Gandaerah Hendana Bermitra dengan UMKM Bunda Rezeki
PT Marita Makmur Jaya Bermitra dengan UMKM Sovia Food
PT Kunango Bermitra dengan UPT UMKM Binaan. PLUT DISPERINDAGKOP-UKM Provinsi Riau
PT Sahabat Sawit Rokan Sejahtera Bermitra dengan Koperasi Disabilitas Insan Berguna Nusantara
Selain itu, dilakukan pula penandatanganan kesepakatan antara pelaku usaha besar-seperti PT Vadhana, PT Kunango Jantan, PT Syifa Abadi, dan PT Mustika Agung-dengan BRK Syariah sebagai bank mitra usaha daerah.
Dukungan Legalitas UMK dan Riau Investment Award
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemberdayaan ekonomi inklusif, DPMPTSP Provinsi Riau menyerahkan program sertifikat dan legalitas kemitraan. Penyerahannya meliputi sertifikasi bagi Koperasi Disabilitas, bantuan inkubasi UMKM, Sertifikat SNI, Izin CPPOB/Izin Edar BBPOM, HAKI Merek Usaha, hingga penghargaan khusus bagi perusahaan PMA/PMDN yang aktif berkontribusi.
Pada kesempatan tersebut, Pemprov Riau juga menganugerahkan Riau Investment Award 2026. Kota Pekanbaru berhasil menyabet Peringkat I sebagai daerah dengan realisasi investasi terbesar periode Januari-Juni 2026, disusul oleh Kota Dumai di peringkat kedua dan Kabupaten Kampar di peringkat ketiga.
Diskusi Panel: Akselerasi Kawasan Industri dan Hilirisasi
Sesi forum utama diisi dengan Panel Diskusi bertema "Akselerasi Investasi Daerah: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan dan Inklusif Melalui Pengembangan Kawasan Industri & Hilirisasi" yang dipandu oleh Ketua APINDO Provinsi Riau sebagai moderator. Diskusi ini menghadirkan narasumber utama:
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau
Direktur Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB)
Direktur Kawasan Industri Tenayan (KIT)
Direktur Kawasan Industri Dumai (KID)
Bersamaan dengan diskusi panel, diadakan pula kegiatan One on One Meeting guna memfasilitasi komunikasi langsung antara investor, pengelola kawasan industri, dan pelaku usaha.
Kepala DPMPTSP Provinsi Riau, Vera Angelika OK, ST, MT, berharap forum ini mampu menghimpun rencana pengembangan, kendala, serta potensi kawasan industri di Riau yang nantinya dipromosikan melalui kanal resmi pemerintah provinsi untuk menarik calon investor global maupun nasional.



Lapor
Whatsapp Riau Mendengar
Rumah Data
JDIH
e-keuangan
Media Center
Bappeda Prov Riau
MATABANSOS
BANSOS KEMENSOS











